1. Life
1.1. Early Life and Education
Goetz lahir di Mainz, Jerman, pada tanggal 17 November 1888. Ayahnya adalah Bernhard Götz, seorang penguji anggur asal Swiss, dan ibunya adalah Selma Rocco, seorang wanita Jerman keturunan Italia-Perancis. Ayahnya meninggal dunia pada tahun 1890, saat Curt baru berusia dua tahun. Setelah itu, Curt dan ibunya pindah ke Halle, Sachsen-Anhalt, di mana ibunya mengelola sebuah klinik swasta.
Pada tahun 1906, Goetz lulus dari City High School di Halle, tempat ia memerankan Franz Moor dalam drama The Robbers karya Schiller. Ayah tirinya, yang dinikahi ibunya setelah kematian ayahnya, sangat mendukung dan membiayai langkah pertama Goetz di dunia teater. Ia kemudian belajar akting di bawah bimbingan Emanuel Reicher di Berlin.
1.2. Early Career
Pada tahun 1907, Curt Goetz membuat debut panggungnya di Stadttheater di Rostock. Pada masa ini, ia juga mulai menulis sketsa-sketsa pertamanya untuk panggung. Setelah tampil di Rostock, ia melanjutkan karier aktingnya di berbagai teater di Nürnberg sebelum akhirnya pindah ke Berlin. Debut layar lebar Goetz terjadi pada tahun 1912, ketika ia memerankan peran utama dalam film bisu berjudul Black Blood, yang disutradarai oleh Harry Piel.
1.3. Marriage and Career Development
Pada tahun 1914, Goetz menikah dengan Erna Nitter, namun pernikahan mereka berakhir dengan perceraian pada tahun 1917. Setelah itu, ia terus berakting dalam film-film bisu, terutama dalam genre komedi, seperti Ich möchte kein Mann sein (Saya Tidak Ingin Menjadi Pria, 1918), yang disutradarai oleh Ernst Lubitsch. Salah satu rekannya pada masa itu adalah aktor Max Landa.
Pada tahun 1923, ia menikah dengan Valérie von Martens di Berlin. Ia pertama kali bertemu Valérie saat mereka berakting bersama di Wina. Sejak saat itu, Curt Goetz dan Valérie von Martens mulai melakukan tur bersama, sering kali berakting dalam produksi drama-drama yang ditulis sendiri oleh Goetz. Kolaborasi ini menjadi ciri khas perkembangan karier mereka berdua.
1.4. Hollywood Period
Pada tahun 1939, Curt Goetz memutuskan untuk pindah ke Hollywood, Amerika Serikat, dengan tujuan mempelajari proses pembuatan film. Namun, pecahnya Perang Dunia II membuat ia dan Valérie von Martens memutuskan untuk tetap tinggal di sana. Selama di Hollywood, Goetz bekerja sama dengan sutradara Reinhold Schünzel dan beberapa rekannya yang lain. Beberapa karya komedinya juga berhasil diadaptasi menjadi film.
Ia menandatangani kontrak dengan MGM dan terlibat dalam penulisan sejumlah naskah film. Selain pekerjaan di industri film, Goetz dan Valérie juga membeli sebuah peternakan di Van Nuys, California, di mana mereka berhasil beternak ayam. Selama menetap di California, Goetz menyusun kisahnya yang berjudul Tatjana dan mengembangkan versi baru dari dramanya, Hokuspokus. Ia juga mengadaptasi drama lamanya menjadi The House in Montevideo, yang berhasil diproduksi di Playhouse Theatre Broadway pada tahun 1945.
1.5. Return to Europe and Later Years
Setelah berakhirnya Perang Dunia II, pada tahun 1945, pasangan Goetz kembali ke Eropa. Mereka menetap di Swiss, dekat Danau Thun, memanfaatkan kewarganegaraan Swiss yang dimiliki Goetz sejak lahir. Selama periode ini, ia menulis beberapa novel yang meraih kesuksesan. Kemudian, mereka pindah ke Liechtenstein.
Curt Goetz meninggal dunia di Grabs, St. Gallen, pada tanggal 12 September 1960, mengakhiri perjalanan hidup seorang seniman serbabisa.
2. Major Works
Curt Goetz adalah seorang penulis yang produktif, menghasilkan berbagai karya dalam bentuk drama, novel, dan otobiografi. Karya-karyanya sering kali menampilkan gaya komedi yang khas dan cerdas.
2.1. Plays
Berikut adalah daftar drama utama yang ditulis oleh Curt Goetz:
- Der Lampenschirm (1911)
- Nachtbeleuchtung (1918, dirilis 1919) - Terdiri dari lima drama satu babak: Nachtbeleuchtung, Lohengrin, Tobby, Minna Magdalena, Der fliegende Geheimrat.
- Menagerie (1919) - Terdiri dari empat drama satu babak: Der Spatz vom Dache, Die Taube in der Hand, Der Hund im Hirn, Der Hahn im Korb.
- Ingeborg (1922)
- Die tote Tante und andere Begebenheiten (1924) - Terdiri dari tiga drama satu babak: Der Mörder, Das Märchen, Die tote Tante.
- Hokuspokus (Versi Asli) (1926)
- Der Lügner und die Nonne (1928)
- Frauenarzt Dr. med. Hiob Prätorius (Versi Asli) (1934)
- Das Haus in Montevideo (1945)
- Hokuspokus (Versi Baru) (1953)
- Dr. med. Hiob Prätorius (Versi Baru) (1953)
- Nichts Neues in Hollywood (1956)
- Miniaturen (1958) - Terdiri dari tiga drama satu babak: Die Rache, Herbst, Die Kommode.
- Seifenblasen (1962) - Terdiri dari tiga drama satu babak: Ausbruch des Weltfriedens, Die Bacarole, Die Bärengeschichte.
2.2. Novels
Novel-novel representatif yang ditulis oleh Curt Goetz antara lain:
- Tatjana (1944)
- Die Tote von Beverly Hills (1951)
2.3. Autobiography
Curt Goetz juga menulis seri otobiografi yang merinci kehidupannya:
- Die Memoiren des Peterhans von Binningen (Memoar Jilid 1, 1960)
- Die Verwandlung des Peterhans von Binningen (Memoar Jilid 2)
- Wir wandern, wir wandern ... (Memoar Jilid 3, Kenangan Valérie von Martens, 1963)
2.4. Other Works
Selain drama, novel, dan otobiografi, terdapat beberapa koleksi dan buku lain yang terkait dengan Curt Goetz:
- Gesammelte Werke (1958)
- Viel Spaß mit Curt Goetz (1964) - Ditulis oleh Fritz Fröhling
- Das große Curt-Goetz-Album, Bilder eines Lebens (1968)
- Curt's Geschichten
- Ergoetzliches (1974)
- Curt Goetz - In deinem Sinne (1982)
- Sämtliche Bühnenwerke (1987)
3. Filmography
Curt Goetz memiliki karier yang aktif di dunia perfilman, tidak hanya sebagai penulis dan sutradara, tetapi juga sebagai aktor. Filmografi berikut mengkategorikan kontribusinya.
3.1. Films Based on His Works
Berikut adalah film-film yang diproduksi berdasarkan drama atau novel karya Curt Goetz:
- Hokuspokus, disutradarai oleh Gustav Ucicky (Jerman, 1930, berdasarkan drama Hokuspokus)
- The Temporary Widow, disutradarai oleh Gustav Ucicky (Britania Raya, 1930, berdasarkan drama Hokuspokus)
- Doctor Praetorius, disutradarai oleh Curt Goetz dan Karl Peter Gillmann (Jerman Barat, 1950, berdasarkan drama Dr. med. Hiob Prätorius)
- People Will Talk, disutradarai oleh Joseph L. Mankiewicz (1951, berdasarkan drama Dr. med. Hiob Prätorius)
- The House in Montevideo, disutradarai oleh Curt Goetz dan Valerie von Martens (Jerman Barat, 1951, berdasarkan drama Das Haus in Montevideo)
- Hocuspocus, disutradarai oleh Kurt Hoffmann (Jerman Barat, 1953, berdasarkan drama Hokuspokus)
- Ingeborg, disutradarai oleh Wolfgang Liebeneiner (Jerman Barat, 1960, berdasarkan drama Ingeborg)
- The House in Montevideo, disutradarai oleh Helmut Käutner (Jerman Barat, 1963, berdasarkan drama Das Haus in Montevideo)
- Dead Woman from Beverly Hills, disutradarai oleh Michael Pfleghar (Jerman Barat, 1964, berdasarkan novel Die Tote von Beverly Hills)
- Praetorius, disutradarai oleh Kurt Hoffmann (Jerman Barat, 1965, berdasarkan drama Dr. med. Hiob Prätorius)
- Hocuspocus, disutradarai oleh Kurt Hoffmann (Jerman Barat, 1966, berdasarkan drama Hokuspokus)
- Der Lügner dan Biarawati, disutradarai oleh Rolf Thiele (Jerman Barat, 1967, berdasarkan drama Der Lügner und die Nonne)
3.2. Screenwriting
Curt Goetz turut serta dalam penulisan skenario film-film berikut:
- Friedrich Schiller (disutradarai oleh Curt Goetz, 1923)
- Lucky Kids (disutradarai oleh Paul Martin, 1936)
- Les gais lurons (disutradarai oleh Paul Martin dan Jacques Natanson, 1936)
- Land of Love (disutradarai oleh Reinhold Schünzel, 1937)
- Seven Slaps (disutradarai oleh Paul Martin, 1937)
- Napoleon Is to Blame for Everything (disutradarai oleh Curt Goetz, 1938)
3.3. Directing
Curt Goetz juga menyutradarai beberapa film:
- Friedrich Schiller (1923)
- Napoleon Is to Blame for Everything (1938)
- Doctor Praetorius (1950)
- The House in Montevideo (1951)
3.4. Acting
Sebagai seorang aktor, Curt Goetz tampil dalam film-film berikut, seringkali dalam perannya sendiri:
- Schwarzes Blut (1912)
- Nur nicht heiraten (1915)
- Der Hund mit dem Monokel (1916)
- Fliegende Schatten (1916)
- Rose of the Wilderness (1918)
- Imprisoned Soul (1918) sebagai Stefan Rainer
- Fantasie des Aristide Caré (1918) sebagai Gentleman / Einbrecher Aristide Caré
- I Don't Want to Be a Man (1918) sebagai Dr. Kersten
- Katinka (1918)
- Ruth's Two Husbands (1919) sebagai Robert Holversen
- The Revenge of Count Silvain (1920) sebagai Count Silvain
- Das Skelett des Herrn Markutius (1920) sebagai Detektif Joe Deebs
- The Lady in Black (1920) sebagai Joe Deebs
- Tragedy of Love (1923) sebagai Jaksa
- Die Gräfin von Paris (1923) sebagai Staatsanwalt
- All for Money (1923) sebagai Graf Ehrhardt
- Napoleon Is to Blame for Everything (1938) sebagai Lord Arthur Cavershoot
- Doctor Praetorius (1950) sebagai Dr. Hiob Prätorius
- The House in Montevideo (1951) sebagai Profesor Traugott Nägler
- Hocuspocus (1953) sebagai Peer Bille
4. Assessment and Legacy
Curt Goetz dianggap sebagai salah satu penulis komedi Jerman yang paling cemerlang pada zamannya. Kemampuannya untuk menulis drama yang cerdas dan kemudian memerankannya sendiri di panggung dan layar, seringkali bersama istrinya Valérie von Martens, menunjukkan kedalaman artistiknya yang unik. Karya-karyanya, terutama komedi seperti Dr. med. Hiob Prätorius, seringkali dipuji karena humornya yang tajam, dialog yang cerdas, dan eksplorasi karakter yang mendalam, memberikan dampak signifikan pada teater dan sinema Jerman.
4.1. Positive Assessment
Goetz dipuji karena keunggulannya sebagai penulis komedi Jerman yang mampu menggabungkan kecerdasan dengan hiburan. Karya-karyanya sering kali menampilkan gaya khas yang humoris namun tetap menyentuh isu-isu manusiawi. Selain itu, perannya sebagai aktor dan sutradara yang mengadaptasi karyanya sendiri ke dalam film juga menunjukkan kontribusi dan aspek inovatifnya dalam seni pertunjukan. Kemampuan serbabisanya ini membedakannya dari banyak seniman lain pada masanya.
4.2. Criticism and Controversy
Berdasarkan informasi yang tersedia, tidak ada kritik atau kontroversi signifikan yang secara eksplisit dicatat terkait dengan tindakan, keputusan, atau ideologi Curt Goetz. Fokus utama dari penilaian terhadap dirinya adalah pada kontribusi artistiknya yang luas dalam bidang komedi, teater, dan perfilman.
5. Monuments
Untuk mengenang dan menghormati Curt Goetz, beberapa monumen dan tanda peringatan telah didirikan.

Sebuah patung yang didedikasikan untuk Curt Goetz didirikan di Halle, kota tempat ia menghabiskan masa kecilnya. Patung ini merupakan karya dari pematung Michael Weihe.
Makam Curt Goetz dan istrinya, Valérie von Martens, menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi pasangan seniman ini, yang terus dikenang melalui warisan karya-karya mereka.