1. Keluarga dan Keturunan
Elifas memiliki hubungan keluarga yang mendalam dengan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Alkitab, yang membentuk garis keturunan bangsa Edom.
1.1. Putra Sulung Esau
Elifas adalah putra sulung dari Esau, yang juga dikenal sebagai Edom, dan istrinya Ada. Ada adalah putri dari Elon, seorang orang Het. Sebagai putra sulung Esau, Elifas memegang posisi penting dalam silsilah keluarga dan merupakan leluhur langsung dari banyak suku yang kemudian membentuk bangsa Edom.

1.2. Anak-anak dan Keturunan
Elifas memiliki enam putra, lima di antaranya lahir dari istrinya dan satu dari gundiknya. Putra-putranya adalah:
- Omar (putra sulung)
- Teman
- Zepho
- Gatam
- Kenas
- Amalek, yang lahir dari gundiknya bernama Timna.
Keturunan Elifas ini kemudian menjadi kepala-kepala kaum atau suku di tanah Edom, sebagaimana dicatat dalam Kitab Kejadian dan Kitab Tawarikh. Di antara putra-putranya, Amalek memiliki signifikansi khusus karena keturunannya, orang Amalek, dikenal sebagai musuh bebuyutan bangsa Israel sepanjang sejarah Alkitab.
| Nama Putra | Ibu | Keterangan |
|---|---|---|
| Omar | Tidak disebutkan (dari istri) | Putra sulung Elifas |
| Teman | Tidak disebutkan (dari istri) | Leluhur kepala kaum Teman |
| Zepho | Tidak disebutkan (dari istri) | Leluhur kepala kaum Zepho |
| Gatam | Tidak disebutkan (dari istri) | Leluhur kepala kaum Gatam |
| Kenas | Tidak disebutkan (dari istri) | Leluhur kepala kaum Kenas |
| Amalek | Timna (gundik) | Leluhur orang Amalek, musuh Israel |
2. Peran sebagai Leluhur Edom
Elifas memainkan peran sentral sebagai leluhur bangsa Edom. Keturunannya yang terdiri dari berbagai putra dan cucu, seperti Teman, Omar, Zepho, Kenas, Gatam, dan Amalek, masing-masing menjadi kepala-kepala kaum atau suku yang mendiami wilayah Seir, yang kemudian dikenal sebagai tanah Edom. Melalui Elifas, garis keturunan Esau berkembang menjadi sebuah bangsa yang kuat dan berpengaruh di wilayah tersebut, dengan setiap suku memiliki wilayah dan identitasnya sendiri.
3. Catatan Alkitabiah dan Tradisional
Elifas disebutkan dalam beberapa catatan penting dalam Alkitab dan tradisi Yahudi, yang memberikan wawasan lebih lanjut mengenai karakternya dan perannya dalam sejarah biblika.
3.1. Penyebutan dalam Kitab Kejadian dan Tawarikh
Elifas disebutkan secara rinci dalam Kitab Kejadian, khususnya dalam Kejadian 36, yang mencatat silsilah Esau dan keturunannya yang menjadi bangsa Edom. Dalam pasal ini, Elifas diidentifikasi sebagai putra sulung Esau dari istrinya Ada, dan daftar putra-putranya juga diberikan, termasuk Omar, Teman, Zepho, Gatam, Kenas, dan Amalek. Catatan serupa juga ditemukan dalam 1 Tawarikh 1:35-36, yang mengkonfirmasi silsilah ini dan menegaskan kembali perannya sebagai leluhur suku-suku Edom. Kitab-kitab ini menetapkan Elifas sebagai tokoh kunci dalam pembentukan identitas dan wilayah bangsa Edom.
3.2. Kisah Midrash tentang Pengejaran Yakub
Tradisi Midrash Yahudi menceritakan sebuah kisah yang menarik tentang Elifas. Ketika Yakub melarikan diri dari Esau dan pergi ke pamannya, Laban, di Haran, Esau mengutus Elifas untuk mengejar dan membunuh Yakub. Elifas, yang juga merupakan keponakan dan murid Yakub (karena Yakub dianggap sebagai rabi-nya), berhasil menyusul Yakub.
Ketika mereka bertemu, Yakub memohon kepada Elifas agar tidak membunuhnya. Namun, Elifas menyatakan bahwa ia harus memenuhi perintah ayahnya. Yakub kemudian menawarkan semua harta yang dimilikinya kepada Elifas, dengan berkata, "Ambillah apa yang kumiliki, karena orang miskin dianggap sudah mati." Elifas menerima tawaran Yakub, dan dengan demikian, Yakub dibiarkan hidup meskipun dalam keadaan miskin. Kisah ini menunjukkan sisi belas kasih Elifas, yang memilih untuk tidak membunuh pamannya meskipun diperintahkan oleh ayahnya.
3.3. Interpretasi sebagai Nabi
Menurut Louis Ginzburg dalam karyanya yang terkenal, "The Legends of the Jews", Elifas diinterpretasikan sebagai seorang nabi. Pandangan ini menambah dimensi spiritual pada karakter Elifas, menunjukkan bahwa ia tidak hanya seorang kepala suku atau leluhur, tetapi juga memiliki kemampuan kenabian atau wawasan ilahi. Interpretasi ini menyoroti kedalaman karakter Elifas dalam tradisi Yahudi, melampaui sekadar catatan silsilah.
4. Pembedaan dari Tokoh Lain
Penting untuk membedakan Elifas putra Esau dari tokoh lain yang memiliki nama yang sama dalam Alkitab. Tokoh yang paling sering disalahpahami adalah Elifas dari Teman, yang merupakan salah satu dari tiga sahabat Ayub dalam Kitab Ayub. Elifas dari Teman ini berasal dari kaum Teman, yang merupakan salah satu suku keturunan Elifas putra Esau. Meskipun berasal dari garis keturunan yang sama, Elifas putra Esau dan Elifas dari Teman adalah dua individu yang berbeda dalam catatan Alkitab.