1. Kehidupan Awal dan Pendidikan
Gregg Matthew Berhalter lahir pada 1 Agustus 1973, di Englewood, New Jersey, Amerika Serikat. Ia tumbuh besar di Tenafly, New Jersey. Semasa SMA, ia menjadi rekan satu tim Claudio Reyna di Saint Benedict's Preparatory School di Newark, New Jersey. Ia melanjutkan pendidikan dan bermain sepak bola di tingkat universitas untuk tim North Carolina Tar Heels di University of North Carolina at Chapel Hill. Pada tahun 2002, ia masuk dalam daftar 50 pemain terbaik sepanjang sejarah Atlantic Coast Conference. Pada tahun 1993, selama jeda musim kuliah, Berhalter bermain untuk Raleigh Flyers di USISL. Berhalter adalah anak baptis dari pemain bisbol Carl Yastrzemski, yang merupakan anggota National Baseball Hall of Fame.
2. Karier Bermain
Karier bermain Gregg Berhalter mencakup perjalanan dari masa amatir hingga menjadi pemain profesional di berbagai klub di Eropa dan Major League League Soccer, serta partisipasinya yang signifikan bersama tim nasional Amerika Serikat di turnamen internasional besar.
2.1. Karier Profesional
Berhalter meninggalkan UNC setelah tahun ketiganya dan menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan klub Belanda Zwolle pada tahun 1994. Setelah itu, ia melanjutkan karier di Belanda dengan bermain untuk Sparta Rotterdam dan Cambuur. Kemudian, ia bergabung dengan Crystal Palace di Inggris, di mana ia sempat bermain bersama Jovan Kirovski dan mencetak satu gol penting melawan Bradford City.
Pada tahun 2002, Berhalter pindah ke Jerman dan menandatangani kontrak dengan Energie Cottbus di Bundesliga. Ia mencatatkan 111 penampilan liga bersama tim tersebut dan menjadi kapten yang berhasil membawa mereka kembali promosi ke Bundesliga. Pada tahun 2006, Berhalter bergabung dengan 1860 Munich di 2. Bundesliga, dan sekali lagi diangkat sebagai kapten tim. Ia menghabiskan dua setengah tahun di klub tersebut, membuat 73 penampilan liga untuk Die Löwen.
Setelah 15 tahun berkarier di Eropa, Berhalter kembali ke Amerika Serikat pada April 2009. Ia menandatangani kontrak dengan Major League Soccer dan diumumkan sebagai pemain Los Angeles Galaxy pada 3 April 2009. Pada musim pertamanya bersama Galaxy, jumlah gol kebobolan tim berkurang drastis dari 61 menjadi 30, menunjukkan dampak kepemimpinannya di lini pertahanan. Ia juga berperan dalam membimbing Omar Gonzalez meraih penghargaan Rookie of the Year.
Pada 14 November 2009, ia mencetak gol pada menit ke-103 dalam final Wilayah Barat yang berakhir tanpa gol, membawa Galaxy meraih kemenangan 2-0 atas Houston Dynamo dan lolos ke MLS Cup 2009. Itu adalah gol pertamanya dalam 28 penampilan bersama klub tersebut. Pada musim keduanya, Galaxy memenangkan MLS Supporters Shield dan kembali mengurangi jumlah gol kebobolan menjadi 26 sepanjang musim, sebuah rekor bagi Galaxy.
Pada 12 Oktober 2011, Berhalter mengumumkan keputusannya untuk pensiun pada akhir musim MLS 2011. Di musim terakhirnya tersebut, LA Galaxy berhasil memenangkan MLS Supporters Shield dan MLS Cup. Selama seluruh karier profesionalnya sebagai pemain, Berhalter mencatatkan total 358 penampilan dengan 22 gol.

2.2. Karier Internasional
Berhalter mendapatkan penampilan pertamanya untuk tim nasional AS pada 15 Oktober 1994, melawan Arab Saudi. Ia kemudian berpartisipasi dalam Copa América 1995 dan Piala Konfederasi FIFA 1999.
Berhalter memainkan peran penting bagi AS di Piala Dunia FIFA 2002, menggantikan Jeff Agoos yang cedera dan menjadi starter dalam dua pertandingan terakhir timnya melawan Meksiko dan Jerman. Dengan demikian, ia menjadi pemain Crystal Palace pertama yang bermain dalam pertandingan Piala Dunia.
Pada 25 Mei 2006, Berhalter ditambahkan ke skuad tim nasional AS untuk Piala Dunia FIFA 2006, menggantikan Cory Gibbs yang cedera. Meskipun ia menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan tim menjelang turnamen, ia tidak digunakan sebagai pemain pengganti dalam ketiga pertandingan grup. AS tersingkir setelah menempati posisi terbawah Grup E di babak pertama dengan satu kali imbang dan dua kali kekalahan. Selama karier internasionalnya, Berhalter mengumpulkan total 44 penampilan untuk tim nasional AS.
3. Karier Kepelatihan
Perjalanan karier kepelatihan Gregg Berhalter mencakup berbagai peran di tingkat klub dan tim nasional, yang ditandai dengan pencapaian penting dan pengembangan strategi permainan.
3.1. Karier Kepelatihan Klub
Setelah pensiun sebagai pemain dan sempat menjabat sebagai asisten pelatih LA Galaxy, Berhalter ditunjuk sebagai pelatih kepala untuk klub Swedia Hammarby IF pada 12 Desember 2011. Dengan penunjukan ini, Berhalter mencetak sejarah sebagai manajer kelahiran Amerika pertama yang melatih tim profesional di Eropa. Pada tahun pertamanya, Hammarby menunjukkan peningkatan yang signifikan, naik tujuh posisi di klasemen dan nyaris mendapatkan promosi ke divisi yang lebih tinggi. Namun, pada 24 Juli 2013, Berhalter dipecat karena alasan "kurangnya permainan menyerang", meskipun Hammarby berada di posisi kelima klasemen saat pemecatan.
Pada 6 November 2013, Berhalter kembali ke Amerika Serikat dan mengambil peran ganda sebagai direktur olahraga dan pelatih kepala Columbus Crew. Di bawah kepemimpinannya, Columbus Crew berhasil lolos ke babak playoff empat kali dalam lima tahun masa jabatannya (yaitu pada musim 2014, 2015, 2017, dan 2018). Pada tahun 2015, timnya berhasil mencapai MLS Cup 2015 tetapi harus mengakui keunggulan Portland Timbers dengan kekalahan 2-1 di kandang. Ia juga membawa Columbus Crew meraih MLS Fair Play Award pada tahun 2016.
3.2. Karier Kepelatihan Tim Nasional Amerika Serikat
Pada 2 Desember 2018, Berhalter resmi menjadi pelatih kepala tim nasional AS (USMNT). Ia meraih kemenangan pertamanya sebagai pelatih dalam pertandingan persahabatan melawan Panama pada 27 Januari 2019, dan secara impresif berhasil memenangkan empat pertandingan pertamanya sebagai pelatih tim nasional.
Ia memimpin Amerika Serikat meraih dua gelar kejuaraan kontinental bergengsi. Pertama, ia memenangkan gelar Liga Negara CONCACAF perdana melawan rival sengitnya, Meksiko, pada Juni 2021. Kemudian, ia kembali mengalahkan Meksiko 1-0 pada 1 Agustus 2021, di final Piala Emas CONCACAF 2021. Pada 12 November 2021, Berhalter membawa Amerika Serikat meraih kemenangan 2-0 atas Meksiko dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia yang krusial di TQL Stadium di Cincinnati, Ohio. Tim tersebut kemudian berhasil lolos ke Piala Dunia FIFA 2022 dan mencapai babak 16 besar. Pencapaian ini menjadikan Berhalter orang Amerika pertama dalam sejarah yang berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA baik sebagai pelatih kepala maupun pemain.
Sebagai pelatih USMNT, Berhalter dikenal karena membangun skuad yang terdiri dari pemain-pemain muda berbakat seperti Christian Pulisic, Tyler Adams, Yunus Musah, Folarin Balogun, Sergiño Dest, Antonee Robinson, dan Weston McKennie. Para penulis olahraga, termasuk Brian Straus dari Sports Illustrated, Nancy Armour dari The Guardian, dan Paul Tenorio dari The Athletic, menggambarkan pendekatan ini sebagai bagian dari strategi menyeluruh untuk mengembangkan potensi sepak bola muda di Amerika Serikat sebagai persiapan untuk Piala Dunia FIFA 2026. Berhalter juga diakui berjasa dalam mengembangkan budaya tim yang lebih kuat dan kohesif di USMNT. Dalam hal taktik, ia lebih menyukai gaya bermain berbasis penguasaan bola dengan formasi 4-3-3, yang secara bertahap beradaptasi menjadi gaya permainan yang lebih agresif dan bergerak ke depan selama masa jabatannya.

Kontrak Berhalter dengan tim nasional AS berakhir pada 31 Desember 2022. Selama masa pencarian pengganti permanen, asisten Anthony Hudson ditunjuk sebagai pelatih kepala interim. Hudson tetap menjabat hingga Mei 2023 sebelum pindah menjadi pelatih kepala Al-Markhiya di Qatar, lalu digantikan oleh asisten lainnya, B.J. Callaghan.
Pada 16 Juni 2023, Federasi Sepak Bola AS mengumumkan bahwa Berhalter akan kembali sebagai pelatih kepala tim nasional Amerika Serikat hingga Piala Dunia FIFA 2026. Direktur olahraga Matt Crocker mengutip "visi, serta pengalaman dan pola pikir berkembang di dalam dan di luar lapangan untuk memajukan tim" sebagai alasan penunjukan kembali Berhalter, saat AS bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Meksiko dan Kanada.
Namun, masa jabatan kedua Berhalter berakhir pada 10 Juli 2024, ketika ia dibebaskan dari tugasnya sebagai pelatih kepala tim nasional putra AS setelah tersingkir lebih awal di babak penyisihan grup Copa América 2024. Performa tim di turnamen yang mereka selenggarakan sendiri dinilai mengecewakan. Selama kedua masa jabatannya, ia memimpin tim dengan rekor keseluruhan 44 kemenangan, 17 seri, dan 13 kekalahan, serta berhasil meraih gelar Liga Negara dan Piala Emas.
3.3. Karier Kepelatihan Chicago Fire FC
Pada 8 Oktober 2024, Berhalter ditunjuk sebagai pelatih kepala dan direktur sepak bola untuk klub Major League Soccer Chicago Fire FC. Perannya di klub ini akan efektif dimulai pada musim MLS 2025.
4. Kehidupan Pribadi dan Kontroversi
Gregg Berhalter tinggal di lingkungan Lake View di Chicago bersama istrinya, Rosalind, dan keempat anak mereka. Salah satu putranya, Sebastian Berhalter, adalah pemain sepak bola profesional dan bermain untuk Vancouver Whitecaps FC. Kakak laki-laki Gregg, Jay Berhalter, sebelumnya menjabat sebagai Chief Commercial Officer di Federasi Sepak Bola Amerika Serikat hingga mengundurkan diri pada tahun 2020.
Pada Maret 2023, sebuah investigasi internal yang dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) menemukan adanya upaya balas dendam terhadap Berhalter yang dilakukan oleh Claudio Reyna dan istrinya, Danielle Reyna. Insiden ini bermula karena putra mereka, Giovanni Reyna, menerima waktu bermain yang terbatas selama Piala Dunia FIFA 2022. Keluarga Reyna juga merasa kecewa dengan komentar yang dibuat Berhalter setelah Piala Dunia mengenai perilaku buruk seorang pemain anonim, yang kemudian terungkap sebagai Giovanni Reyna.
Dalam upaya untuk merusak karier Berhalter, Danielle Reyna menghubungi direktur olahraga USSF, Earnie Stewart, dan manajer umum USMNT, Brian McBride, untuk melaporkan insiden perkelahian antara Berhalter dan calon istrinya pada tahun 1992. Penyelidikan USSF atas klaim tersebut menyimpulkan bahwa insiden tersebut merupakan kasus yang terisolasi dan tidak menemukan alasan untuk tidak kembali mempekerjakan Berhalter sebagai pelatih.
5. Penghargaan
Gregg Berhalter telah meraih sejumlah penghargaan signifikan sepanjang kariernya, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih.
5.1. Pemain
- Los Angeles Galaxy
- Major League Soccer Supporters' Shield: 2010, 2011
- Major League Soccer MLS Cup: 2009, 2011
- Western Conference: 2009, 2011
- Tim Nasional Amerika Serikat
- Piala Emas CONCACAF: Juara Kedua 1998
- Piala Konfederasi FIFA: Tempat Ketiga 1999
5.2. Pelatih
- Amerika Serikat
- Liga Negara CONCACAF: 2019-20, 2023-24
- Piala Emas CONCACAF: 2021
6. Statistik Kepelatihan
| Tim | Negara | Dari | Hingga | Rekor | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| G | M | S | K | GM | GK | SG | Menang % | ||||
| Hammarby IF | Swedia | 12 Desember 2011 | 24 Juli 2013 | 46 | 18 | 17 | 11 | 53 | 44 | 39.13% | |
| Columbus Crew | Amerika Serikat | 6 November 2013 | 2 Desember 2018 | 193 | 74 | 49 | 70 | 287 | 282 | 38.34% | |
| Amerika Serikat | Amerika Serikat | 2 Desember 2018 | 31 Desember 2022 | 60 | 37 | 12 | 11 | 118 | 40 | 61.67% | |
| Amerika Serikat | Amerika Serikat | 1 Agustus 2023 | 10 Juli 2024 | 14 | 7 | 1 | 6 | 26 | 16 | 50.00% | |
| Chicago Fire | Amerika Serikat | 24 Oktober 2024 | sekarang | 1 | 0 | 0 | 1 | 2 | 4 | ||
| 0.00% | |||||||||||
| Total | 314 | 136 | 79 | 99 | 486 | 386 | 43.31% | ||||