1. Kehidupan
Martin Koeman memulai karier sepak bolanya di tingkat amatir sebelum menjadi pemain profesional.
1.1. Kehidupan Awal dan Latar Belakang
Martinus Cornelis Koeman lahir pada 26 Juli 1938. Ia memulai karier sepak bolanya pada tahun 1953 di tim amatir Belanda, VPV PurmersteijnBahasa Belanda.
1.2. Karier Awal
Pada tahun 1957, Martin Koeman pindah ke KFC di Koog aan de Zaan, tempat ia bermain hingga tahun 1960. Kemudian, pada tahun 1960, ia bergabung dengan Blauw-Wit Amsterdam, sebuah klub yang bermain di Eredivisie, dan tetap menjadi pemain di sana hingga tahun 1963.
2. Aktivitas dan Prestasi Utama
Sepanjang kariernya, Martin Koeman bermain untuk beberapa klub profesional dan sempat tampil untuk tim nasional Belanda.
2.1. Karier Klub
Pada tahun 1963, Martin Koeman, bersama rekan setimnya Ferry Petterson, pindah ke GVAV. Ia membuat debutnya untuk GVAV pada 25 Agustus 1963 dalam pertandingan kandang melawan Feyenoord Rotterdam. Pada pertengahan November 1964, saat masih bermain untuk GVAV, Koeman juga menyaksikan debut Johan Cruyff untuk AFC Ajax. Koeman tetap bersama klub setelah GVAV diubah menjadi FC Groningen pada tahun 1971 dan terus bermain hingga tahun 1973. Setelah itu, ia pindah ke SC Heerenveen pada tahun 1973 dan mengakhiri karier bermainnya di sana pada tahun 1974.
2.2. Karier Tim Nasional
Martin Koeman secara teratur dipanggil untuk tim nasional sepak bola Belanda, namun ia hanya bermain dalam satu pertandingan internasional. Penampilan tunggalnya terjadi pada 12 April 1964, dalam pertandingan melawan Austria.
3. Kehidupan Pribadi
Setelah pensiun dari bermain sepak bola, Martin Koeman menjadi sukarelawan di FC Groningen. Ia adalah ayah dari dua putra, Ronald Koeman dan Erwin Koeman, yang keduanya mengikuti jejaknya sebagai pesepak bola profesional. Kedua putranya juga bermain untuk FC Groningen dan tim nasional sepak bola Belanda.
4. Kematian
Martin Koeman meninggal dunia pada 18 Desember 2013, pada usia 75 tahun. Ia menderita serangan jantung pada 15 Desember 2013, beberapa hari sebelum kematiannya. Setelah menerima CPR, ia dilarikan ke Pusat Medis Leeuwarden dan jatuh ke dalam kondisi koma, sebelum akhirnya meninggal tiga hari kemudian.
5. Warisan dan Evaluasi
Martin Koeman dikenang atas karier sepak bolanya yang terhormat dan, yang paling penting, sebagai sosok ayah yang berpengaruh bagi dua putranya yang menjadi ikon sepak bola Belanda.
5.1. Penilaian Positif
Meskipun kariernya sebagai pemain profesional cukup dihormati, Martin Koeman paling dikenal karena perannya sebagai ayah dari Erwin Koeman dan Ronald Koeman. Kedua putranya mengikuti jejaknya sebagai pesepak bola, dan warisannya hidup melalui kesuksesan mereka di level klub maupun internasional.
5.2. Peringatan dan Penghormatan
Sebagai bentuk penghormatan, salah satu tribun di stadion Euroborg, kandang FC Groningen, dinamai Tribun Koeman (KoemantribuneBahasa Belanda) untuk mengenang Martin dan kedua putranya yang juga pernah bermain untuk klub tersebut. Upacara penamaan tribun ini dihadiri oleh seluruh keluarga Koeman, termasuk Erwin dan Ronald, yang saat itu Ronald hadir sebagai pelatih lawan, Feyenoord Rotterdam, dalam pertandingan yang bertepatan dengan acara tersebut.
Pada 16 Juni 2021, FC Groningen, bersama Erwin dan Ronald, meresmikan patung Martin Koeman di samping patung temannya, Tonny van Leeuwen, sebagai bagian dari perayaan ulang tahun klub yang ke-50.